Senin, 23 Oktober 2017

Pengantar Teknologi Sistem Kecerdasan

Sistem Kecerdasan Buatan

Teknologi saat ini telah berkembang sangat pesat, sehingga menimbulkan beberapa pertanyaan. Salah satunya, “Apakah mungkin mesin dapat dibuat cerdas?”. Penulis menjawab ya. Karena teknologi terlah merambat dalam kehidupan manusia sehari-hari yang mendorong manusia untuk membuat mesin berkerja secara cerdas agar dapat meringankan beban pekerjaan manusia dan juga dapat menghemat biaya pengeluaran. Berbagai perusahaan berlomba untuk memunculkan teknologi-teknologi terbaru yang lebih canggih/cerdas, nyaman, dan modern. Seperti remote control smartphone, smarthouse, dan sebagainya.
Perkembangan teknologi juga tidak lepas atas dasar perkembangan kecerdasan buatan. Kecerdasan Buatan (Artificial Intellegence) sendiri merupakan salah satu bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan lebih baik daripada yang dilakukan manusia.
            Menurut John MCCarthy, 1956, AI : untuk mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir manusia dan mendasain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia. Robot atau mesin yang bekerja secara otamtis menjadi model nyata yang banyak terdapat di berbagai industri dan instansi kecil maupun besar. Mempertimbangkan efektifitas dan efesiensi, pekerjaan yang dilakukan dengan bantuan mesin dengan kemampuan dengan kecerdasan buatan dapat mencapai tujuan dengan hasil yang sesuai harapan.
            Contoh mesin yang dapat dibuat cerdas dalam pembahasan artikel ini adalah remote control. Remote control berfungsi sebagai alat pengendali jarak jauh. Dan saat ini penggunan remote control sudah sangat luas. Contoh kecil adalah remote tv. Dengan remote control tv, manusia tidak perlu susah payah mematikan, menyalakan, dan mengatur menu saat ingin menonton tv. Hanya dengan menekan tombol yang terdapat pada remote, lalu pengguna dapat dengan santai menonton tv.
            Cara kerja remote control ialah dengan menggunakan LED(Light Emitting Diode) infra merah yang berfungsi sebagai pengirim(transmitter) pola sinar infra merah. LED infra merah adalah sejenis lampu kecil yang memiliki dioda yang akan memancarkan cahaya infra merah apabila diberi arus. Kemudian sinar teresebut dibaca oleh receiver yang ada pada peralatan elektronik yang menerima sinyal tersebut. Receiver yang digunakan adalah sebuah foto transistor infra merah. Jika pola sinyal infra Red yang diterima bersesuaian dengan salah satu instruksi, seperti instruksi menaikkan volume suara pada pesawat televisi, maka volume suara pesawat televisi tersebut akan dinaikkan.


Setelah membahas satu pertanyaan yang timbul akibat perkembangan teknologi,  maka pertanyaan berkelanjutan ialah, “Apakah mesin dapat dibuat lebih cerdas dari manusia?”. Penulis menjawab tidak. Mengapa? Karena pada dasarnya secerdas apa pun mesin, tetap pembuatnya adalah manusia yang berarti manusia lebih cerdas. Oleh karena itu, mesin tidak dapat mengalahkan kecerdasan manusia. Namun, mesin dengan kecerdasan buatan dapat bekerja sebaik manusia bahkan mungkin lebih baik, sehingga menghemat waktu pekerjaan dan lebih praktis. 

Minggu, 07 Mei 2017


ANALISIS WEBSITE PEMERINTAHAN DI BIDANG PENDIDIKAN DENGAN SISTEM TOTAL QUALITY TIME (TQM)

Ihsan Muafa Luthfi
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Universitas Gunadarma, Depok, Indonesia
muafasan13.blogspot.co.id
mufisan@gmail.com


ABSTRAK

Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis tiga website resmi pemerintahan dibidang pendidikan. Sistem Total Quality Management (TQM) dengan model ISO 9000:2000 menjadi metode dalam penilitian. Hasil dari penelitian berupa grafik dan data yang didapat dari alexa.com berupa Traffic Rank, Audience Geography, dan Visitors Info. Ketiga website relatif mengalami kenaikan.
Kata Kunci: Pendidikan Tinggi, Dinas Pendidikan Jakarta, Kementrian dan Kebudayaan.    

PENDAHULUAN
            Website merupakan sarana penyaluran informasi dari seluruh penjuru dunia yang dapat juga berfungsi sebagai media untuk berkomunikasi baik dari dalam negeri atau antar negeri. Keunggulan website salah satunya ialah mudah diakses oleh siapapun dimanapun, namun dibalik keunggulan tersebut terdapat celah-celah bagi para pengguna teknologi yang mampu menerobos sistem keamanan. Tetapi, itu semua kembali bagaimana pihak yang bersangkutan memanajemen website yang telah dibuatnya.
            Ada beberapa sistem manjaemen salah satu sistem tersebut ialah Total Quality Management (TQM). Total Quality Management (TQM) berasal dari kata “Total” yang berarti keseluruhan atau terpadu, “Quality” yang berarti mutu, dan “Management” diartikan dengan pengelolaan. Manajemen didefinisikan sebagai proses planning, organizing, staffing, dan controlling terhadap seluruh kegiatan dalam organisasi. Dalam pengertian mengenai organisasi Total Quality Management, penekanan utama adalah pada mutu yang didefinisikan dengan mengerjakan segala sesuatu dengan baik sejak dari awalnya dengan tujuan untuk memenuhi kepuasan pelanggan.

METODE PENELITIAN
            Website yang digunakan sebagai bahan penelitian yaitu:
a.       Pendidikan tinggi (http://www.dikti.go.id)
b.      Dinas Pendidikan Jakarta (http://disdik.jakarta.go.id)
c.       Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (http://www.kemdikbud.go.id)
     Sistem Total Quality Time (TQM). TQM mempunyai beberapa jenis model, yaitu ISO 9000, MBNQA, Balanced Scorecard, Six Sigma, dan Qualitiy Control Circle. Diantara jenis-jenis model TQM tersebut, ketiga website pemerintahan diatas diteliti menggunakan sistem TQM dengan model metode ISO 9000 : 2000. Karena menerapkan prinsip manajemen, yaitu :
a.       Customer Focus (perhatian pada pelanggan)
b.      Leadership (kepemimpinan)
c.       Involevment of people (pelibatan banyak orang)
d.      Process approach to management (pendekatan manajemen proses)
e.       System approach to management (pendekatan system ada manajemen)
f.       Continual improvement (perbaikan yang berkelanjutan)
g.      Factual approach to dicision making (pengambilan keputusan berdasarkan fakta)
h.      Mutually beneficial supplier relationship (hubungan pemasok yang saling menguntungkan).

PEMBAHASAN
Traffic Rank
a.       Pendidikan Tinggi ( http://www.dikti.go.id/ )
Global Rank                : 17.846
Rank in Indonesia       : 319 
             
Berdasarkan grafik web dikti relatif mengalami kenaikan yang cukup stabil.

b.        Dinas Pendidikan Jakarta (  http://disdik.jakarta.go.id )
Global Rank                : 17.705
Rank in Indonesia       : 309
            
Berdasarkan grafik web disdik relatif mengalami kenaikan serta penurunan yang kecil. Walaupun pada awal bulan Maret 2017 terjadi kenaikan yang signifikan dan juga penurunan yang signifikan.  

c.       Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( http://www.kemdikbud.go.id )
Global Rank                : 2.715
Rank in Indonesia       : 68
            
Berdasarkan grafik web dikti relatif terbilang mengalami kenaikan yang bagus dan stabil walaupun sempat mengalami penurunan.

Audience Geography
a.       Pendidikan Tinggi ( http://www.dikti.go.id/ )
b.      Dinas Pendidikan Jakarta (  http://disdik.jakarta.go.id )

c.       Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( http://www.kemdikbud.go.id )


Visitors Info      
a. Pendidikan Tinggi ( http://www.dikti.go.id/ )
      Bounce Rate                           : 33,60 % 
      Daily Pagesviews per visitors : 4,87
      Daily Time on Site                  : 6:47

 b.  Dinas Pendidikan Jakarta (  http://disdik.jakarta.go.id )
      Bounce Rate                           : 28,90 %
      Daily Pagesviews per visitors : 5,98
      Daily Time on Site                  : 13:11

      c.       Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (http://www.kemdikbud.go.id )
      Bounce Rate                           : 31,70 %
      Daily Pagesviews per visitors : 4,64
      Daily Time on Site                  : 7:40

Total Quality Management  
            Total Quality Management (TQM) merupakan suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus menerus atas produk, jasa, tenaga kerja, proses dan lingkungan. Tujuan utama Total Quality Management adalah perbaikan mutu pelayanan secara terus-menerus, sehingga harus dilaksanakan secara terus-menerus.

Model-model TQM diantaranya :
                  1.      ISO 9000
      International Organization for Standardization (ISO) adalah badan standar dunia yang dibentuk untuk meningkatkan perdagangan internasional yang berkaitan dengan perubahan barang dan jasa. ISO dapat disimpulkan sebagai koordinasi standar kerja internasional, publikasi standar harmonisasi internasional, dan promosi pemakaian standar internasional.
                2.      MBNQA
Malcolm Baldrige Award (MBNQA) adalah sejenis penghargaan tahunan yang diberikan oleh pemerintah Amerika Serikat (melalui Department of Commerce) kepada setiap organisasi di negara USA – baik profit dan non profit – yang dianggap mencapai kinerja yang unggul. Tujuan MBNQA diciptakan untuk mempromosikan kesadaran mengenai kualitas/mutu, mengidentifikasi kebutuhan untuk kualitas yang unggul, memperkenalkan prestasi mutu dari perusahaan, dan membagi informasi (mempublikasikan) tentang strategi kualitas yang sukses dan manfaatnya. Prinsip inti kriteria penghargaan tersebut adalah suatu kerangka untuk ukuran keunggulan.
            3.      Balanced Scorecard
Balanced Score Card adalah Pengukuran kinerja perusahaan yang modern dengan mempertimbangan empat perspektif (yang saling berhubungan) yang merupakan penerjemahan strategi dan tujuan yang diingin dicapai oleh suatu perusahaan dalam jangka panjang, yang kemudian diukur dan dimonitor secara berkelanjutan.
            4.      Six Sigma
Six Sigma ialah suatu metodologi yang dipergunakan untuk melakukan upaya perbaikan dan peningkatan proses yang berkesinambungan atau terus menerus (Continuous Improvement). Makin tinggi Sigma-nya, semakin baik pula kualitasnya. Dengan kata lain, semakin tinggi Sigma-nya semakin rendah pula tingkat kecacatan atau kegagalannya.
            5.      Quality Control Circle
Quality Control Circle adalah seperangkat metode yang digunakan oleh organisasi untuk mencapai mutu parameter yang berkualitas atau mutu sasaran dan terus meningkatkan kemampuan organisasi untuk memastikan bahwa produk software yang dihasilkan akan memenuhi mutu tujuan dari suatu organisasi.
Tujuan utama dari Quality Control Circle atau Gugus Kendali Mutu ini adalah untuk membahas permasalahan yang terjadi di perusahaan dan memberikan rekomendasi solusi-solusi terhadap pemecahan masalah tersebut kepada pihak Manajemen. Masalah-masalah yang dibahas adalah masalah-masalah yang berkaitan dengan pekerjaan seperti Produk, Biaya, Waktu, Persediaan, Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan kerja.
Model TQM yang sesuai dalam Implementasi Website
Menurut penulis, penerapan model TQM yang tepat untuk ke tiga situs web pendidikan yang dikelola oleh pemerintah (http://www.dikti.go.id, http://disdik.jakarta.go.id, http://www.kemdikbud.go.id) adalah ISO 9000 : 2000, karena menerapkan prinsip manajemen, yaitu:
1.      Customer Focus (perhatian pada pelanggan)
Customer Focus yaitu organisasi atau sekolah bergantung pada pelanggan, oleh karena itu hendaknya memahami betul kebutuhan (bukan keinginan) saat ini dan waktu akan datang dari pelanggannya dan sedapat mungkin dapat menyajikan melampaui dari kebutuhan  pelanggan.
2.      Leadership (kepemimpinan)
Pemimpin menetapkan kesatuan komitmen, tujuan dan arah organisasi. Hendaknya pemimpin menciptakan dan memelihara lingkungan internaltempat orang dapat melibatkan dirinya secara penuh dalam mencapai tujuan organisasi/sekolah. Pemimpin harus dapat mengelola sumberdaya, yang ditunjukkan dalam 9 komponen pendidikan : organisasi, kurikulum atau KBM, Tenaga pendidik dan kependidikan, Peserta didik, sarana/prasarana, lingkungan kerja, pembiayaan atau sumber dana, teaching factory dan peran serta masyarakat. Pemimpin melaksanakan PDCA.

3.      Involevment of people  (pelibatan banyak orang)
Orang pada setiap tingkatan adalah inti sari organisasi, pelibatan  penuh mereka memungkinkan kemampuanya dipakai untuk kemanfaatan organisasi.
4.      Process approach to management (pendekatan manajemen proses)
Hasil yang dikehendaki tercapai lebih effisien bila kegiatan dan sumber daya terkait dikelola sebagai suatu proses. Organisasi harus menerapkan management  process.
5.      System approach to management (pendekatan system ada manajemen)
Mengetahui, memahami dan mengelola proses yang saling terkait sebagai system memberi sumbangan pada keefektifan dan effisiensi organisasi dalam mencapai tujuan.
6.      Continual improvement (perbaikan yang berkelanjutan)
Perbaikan yang berkelanjutan rganisasi secara menyelurh hendaknya dijadikan tujuan tetap organisasi.
7.      Factual approach to dicision making (pengambilan keputusan berdasarkan fakta)
Keputusan yang efektif didasarkan pada analisis data dan informasi.
8.      Mutually beneficial supplier relationship
Sebuah organisasi/sekolah dan pemasoknya (orang tua –  suplier) saling bergantung dan suatu hubungan yang saling mengutungkan untuk meningkatkan kemampuan keduanya dalam menciptakan nilai.( Ir. Agung Budi S, MM , 2003 : 5 ).

KESIMPULAN
Berdasarkan hasil data analisis dari alexa.com, didapat beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Berdasarkan Traffic Rank, web Kementrian dan Kebudayaan (http://www.kemendikbud.go.id) menjadi web dengan peringat tertinggi.
2. Berdasatkan Audience Geography, web Dinas Pendidikan Jakarta (http://disdik.jakarta.go.id) menjadi web tinggi dengan percent of visitors in Inodenesia 90,6%.
3.       Berdasarkan Visitors Info, web Pendidikan Tinggi ( http://www.dikti.go.id ) menjadi web              dengan rata-rata paramater visitors info tertinggi.
Disimpulkan bahwa website Pendidikan tinggi (dikti) menjadi website pendidikan resmi yang paling banyak dicari.

SARAN
Saran pertama untuk website dikti adalah pertahankan dan kembangkan lagi.
Saran kedua ditujukan kepada Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, website tidak terlihat begitu menarik.
Saran ketiga dari penulis untuk Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ialah untuk segera mengugrade database website


DAFTAR PUSTAKA


Sabtu, 28 Januari 2017

Pemanfaatan Perkembangan Teknologi Masa Kini
#4G

Komunikasi. Sudah menjadi hal yang terikat dalam setiap insan. Hal ini menjadi sebuah pedang bermata dua dalam kehidupan sehari-hari. Jika komunikasi berjalan dengan baik maka informasi yang tersampaikan dapat diterima dengan baik pula. Namun hal buruk akan terjadi sebaliknya, jika komunikasi tidak berjalan dengan baik, informasi yang tersampaikan pun tidak sesuai dengan harapan dan akan timbul dampak negatif.
        Sejalan dengan kemajuan jaman yang sangat pesat saat ini, teknologi telekomunikasi  seluler atau biasa disebut mobile communication (komunikasi bergerak) banyak diminiati oleh masyarakat. Hal ini terlihat pula dalam perkembangan teknologi dibidang telekomunikasi yang berkembang pesat teknologinya dan layanan komunikasi bergerak di dunia (mobile evolution).Perkembangan teknologi telekomunikasi khususnya di bidang seluler terjadi dengan sangat pesat dikarenakan kebutuhan untuk berkomunikasi dan bertukar data dengan cepat,mudah dan mobile.
       4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.
       Sistem 4G menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4 GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.
\
Oleh karena itu, sekarang di Indonesia banyak jaringan telekomunikasi yang menggunakan jaringan 4G. Berikut penerapan 4G di Indonesia:

1. Sitra WiMAX.
Sitra WiMAX merupakan operator 4G pertama berbasis WiMAX yang meluncurkan layanan 4G Wireless Broadband di Indonesia pada bulan Juni 2010. Sitra WiMAX adalah bagian dari Lippo Group dan merek dagang terbaru dari PT. Firstmedia Tbk. Sitra WiMAX akan melayani 4G Wireless Broadband pertama di Indonesia di daerah terpadat dan sekaligus memiliki hak izin BWA termahal yaitu di coverage Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Provinsi Banten, Sumatera Utara, dan Provinsi NAD.

2. Telkomsel.
Selama konfrensi APEC pada tanggal 1–8 oktober 2013 di Bali, Telkomsel melakukan percobaan jaringan 4G LTE. Jaringan Telkomsel 4G LTE dioperasikan pada frekuensi 1800 MHz. Sebagai bagian dari program, simcard bermerek "simPATI LTE Trial Edition" dijual di lokasi tersebut.

3. Bolt Super 4G LTE.
Bolt Super 4G LTE merupakan merek dagang dari PT. Internux yang menyediakan layanan LTE 4G sejak 14 November 2013. Area layanan yang dijangkau untuk pertama kali adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi dengan potensi pasar sekitar 30 juta orang. Teknologi yang diterapkan adalah Time Division Duplex (TDD-LTE) pada frekuensi 2300 MHz.

          Sekian pemanfaatan teknologi jaringan 4G yang sampai saat ini menjadi pilihan banyak orang untuk pemakaian data paket internet. Yang dikarenakan 4G juga memiliki data akses yang lebih cepat dari para pendahulunya.

Sabtu, 12 November 2016

Teori Organisasi Umum 2

       STRUKTUR DAN DESIGN ORGANISASI

1. Dimensi Struktur Organisasi.
Empat desain keputusan (pembagian kerja, pendelegasian kewenangan, pembagian departemen, dan rentang kendali) menghasilkan struktur organisasi, Para peneliti dan praktisi manajemen berusaha untuk mengembangkan pemahaman mengenai hubungan antar struktur dan kinerja, sikap, keefektifan, dan variabel lainnya. Secara umum, gambaran mengenai struktur meliputi formalisasi, sentralisasi, dan kerumitan.
a.  Formalisasi.
Formalisasi mengacu derajat dimana segala harapan mengenai cara dan tujuan pekerjaan dirumuskan, ditulis dan diberlakukan. Suatu organisasi yang sangat formal, akan memuat prosedur dan aturan yang ketat dalam setiap kegiatan / pekerjaan di dalam organisasi. Dengan demikian, semakin formal suatu organisasi, maka semakin ketat pula aturan dan prosedur kerja. Formalisasi merupakan hasil dari spesialisasi kerja yang tinggi, pendelegasian kewenangan yang tinggi, pembagian departemen berdasarkan fungsi, dan luasnya rentang kendali.
b.  Sentralisasi.
Sentralisasi merupakan dimensi struktur organisasi yang mengacu pada derajat dimana kewenangan untuk mengambil keputusan dikuasai oleh manajemen puncak. Hubungan sentralisasi dengan empat desain keputusan adalah sebagai berikut : Semakin tinggi spesialisasi kerja, semakin besar sentralisasi, Semakin sedikit kewenangan yang didelegasikan, semakin besar sentralisasi, Semakin besar penggunaan departemen berdasarkan fungsi, semakin besar sentralisasi, Semakin luas rentang kendali, semakin besar sentralisasi.
c.  Kerumitan.
Kerumitan (complexity) adalah suatu struktur organisasi yang mengacu pada jumlah pekerjaan atau unit yang berbeda dalam organisasi.
2. Departementalisasi.

Departementalisasi adalah proses penentuan cara bagaimana kegiatan yang dikelompokkan. Beberapa bentuk departementalisasi sebagai berikut :
1. Fungsi
2. Produk atau jasa
3. Wilayah 4. Langganan
5. Proses atau peralatan
6. Waktu 7. Pelayanan
8. Alpa-numeral
9. Proyek atau matriks
Departementalisasi fungsional mengelompokkan fungsi – fungsi yang sama atau kegiatan – kegiatan sejenis untuk membentuk suatu satuan organisasi. Organisasi fungsional ini barangkali merupakan bentuk yang paling umum dan bentuk dasar departementalisasi.
Kebaikan utama pendekatan fungsional adalah bahwa pendekatan ini menjaga kekuasaan dan kedudukan fungsi- funsi utama, menciptakan efisiensi melalui spesialisasi, memusatkan keahlian organisasi dan memungkinkan pegawai manajemen kepuncak lebih ketat terhadap fungsi-fungsi.
Pendekatan fungsional mempunyai berbagi kelemahan. struktur fungsional dapat menciptakan konflik antar fungsi-fungsi, menyebabkan kemacetan-kemacetan pelaksanaan tugas yang berurutan pada kepentingan tugas-tugasnya, dan menyebabkan para anggota berpandangan lebih sempit serta kurang inofatif.
Departementalisasi Divisional :Organisasi Divisional dapat mengikuti pembagian divisi-divisi atas dasar produk, wilayah (geografis), langganan, dan proses atau peralatan. Struktur organisasi divisional atas dasar produk. setiap departemen bertanggung jawab atas suatu produk atau sekumpulan produk yang berhubungan (garis produk).
Divisionalisasi produk adalah pola logika yang dapat diikuti bila jenis-jenis produk mempunyai teknologi pemrosesan dan metode-metode pemasaran yang sangat berbeda satu dengan yang lain dalam organisasi. Sturktur organisasi divisional atas dasar wilayah. Departementalisasi wilayah , kadang-kadang juga disebut depertementalisasi daerah , regional atau geografis , adalah pengelompokkan kegiatan-kegiatan menurut tempat dimana operasi berlokasi atau dimana satuan-satuan organisasi menjalankan usahanya.

3. Model-model Desain Organisasi.
Pada penerapannya, model desain orgranisasi terdiri dari 2 model, yaitu Desain organisasi Mekanistik dan Desain organisasi orgranik.
1. Desain Organisasi Mekanistik.
Proses kepemimpinan tidak mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan.
Proses motivasi hanya menyadap motif fisik, rasa, aman, dan ekonomik melalui perasaan takut dan sanksi.
Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir ke bawah dan cenderung terganggu tidak akurat.
Proses interaksi bersifat tertutup dan terbatas, hanya sedikit pengaruh bawahan atas tujuan dan metode departemental.
Proses pengambilan keputusan hanya di tingkat atas, keputusan Relatif.
Proses penyusun tujuan dilakukan di tingat puncak original, tanpa mendorong adanya partisipasi kelompok.
Proses kendali dipusatkan dan menekankan upaya memperhalus kesalahan.
2. Desain Organisasi Organik.
Proses kepemimpinan mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan antara atasan dan bawahan dalam segala persoalan.
Proses motivasi berusaha menimbulkan motivasi melalui metode Partisipasi.
Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir secara bebas keseluruh orgranisasi yaitu ke atas ke bawah dan kesamping.
Proses interaksi bersifat terbuka dan ekstensif, bai atasan ataupun bawahan dapat mempengaruhi tujuan dan metode partemental.
Proses pengambilan keputusan dilaksanakan di semua tingkatan melalui proses kelompok.
Proses penyusunan tujuan mendorong timbulnya partisipasi kelompok untuk menetapkan sasaran yang tinggi dan realistis.
Proses kendali menyeber ke seluruh orgranisasi dan menekan pemecahan masalah dan pengendalian diri.
Desain organisasi yang efektif tidak dapat berpedoman pada teori sebagai satu cara terbaik melainkan manajer harus menerima sudut pandang bahwa desain mekanistik atau desain organik lebih efektif bagi organisasi atau sub-sub untit di dalamnya.

4. Implikasi Manajerial Desain dan Struktur Organisasi.
Dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi, karena ada teori yang mengatakan posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu organisasi tersebut. itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial desain dan struktur organisasi.


Sabtu, 05 November 2016

Inovasi Teknologi Masa Depan

TREND TEKNOLOGI MASA DEPAN


 Pada pembahasan kali ini, penulis akan memberikan beberapa informasi terkain teknologi yang akan hadir di masa depan. Adapula yang kini sudah ada namun masih dalam tahap perkembangan. Berikut teknologi yang akan hadir di masa depan dan teknologi yang sedang dalam tahap pekembangan demi kemajuan umat manusia:

     1.     Mesin waktu dan pengambilan gambar dari objek yang samar

7 Teknologi Masa Depan Tercanggih
Lockheed Martin dan universitas Arizona sedang membuat super-sensitive Near Infrared Camera atau disingkat NIRCam dengan harapan kedepannya kita akan dapat mengambil gambar di waktu dini hari. NIRCam akan diluncurkan di muka publik di pameran The James Webb Space Telescope pada bulan oktober 2018. Sistem NIRCam bekerja dengan mendeteksi cahaya menggunakan coronagraphs yaitu sebuah alat yang dapat memungkinkan para ahli astronomi untuk mengambil gambar dari objek yang samar-samar yang di sekelilingnya terdapat objek yang terang sehingga NIRCam dapat menciptakan gambar yang cukup detil dari bintang fajar dan galaksi pada saat proses pembentukannya.
Cara kerja coronagraph NIRCam mirip seperti cara kita melindungi mata dari matahari hanya saja tanpa mengharuskan tangan kita terangkat di atas mata kita. Hal tersebut tentu saja membuat pandangan kita lebih fokus pada objek yang dilihat. Melalui spectrometer (filter khusus) kita akan mudah untuk mengerti tentang banyaknya cahaya yang masuk seperti komposisi kimia. Bahkan kita juga dapat melihat bagaimana terbentuknya sebuah awan dari awal pembentukannya yang masih berupa gas. Fenomena tersebut memberikan tambahan informasi bagi dunia science untuk memanfaatkan NIRCam sebagai alat untuk mengetahui bagaimana awal terbentuknya alam semesta.
NIRCam akan membantu kita untuk mengenai unsur atau zat yang gelap dan energi gelap yang mana di masa sekarang ini luput dari teleskop. Selain itu NIRCam juga dapat membantu kita untuk memahami bagaimana prinsip ruang dan waktu bekerja. Waktu bekerja dalam satu arah, namun struktur ruang tidak muncul untuk menjadi jalannya waktu, dalam arti lain ketika waktu berjalan meninggalkan masa lalu maka kita tidak dapat melihat jejaknya. Namun dengan hadirnya NIRCam diharapkan kita semua dapat melihat jejak dari perjalanan waktu, mungkin seperti teropong waktu yang dapat melihat masa lalu kita. Bahkan tidak menutup kemungkinan juga untuk bisa berjelajah dengan mesin waktu.  
          Kita dapat melihat banyak teknologi canggih dalam film Star Trek dan saya merasa NIRCam adalah salah satu perwujudan dari teknologi yang ditampilkan dalam film tersebut. Data yang diperoleh NIRCam dapat memberikan efek yang cukup besar bagi dunia, tidak hanya bagi kosmologis yang belajar tentang penciptaan alam semesta, namun juga bagi agama dan kepercayaan manusia. Dengan memahami asal-usul alam semesta maka kita akan mudah untuk menjelaskan segala jenis fenomena yang tidak kita ketahui di masa sekarang ini.

     2.      Organ Tubuh yang Dapat di Cetak

Sekarang, kita telah berada pada kondisi titik balik yang memungkinkan kita untuk mencetak jaringan organ dalam tubuh manusia dalam bentuk bioprint 3 dimensi yaitu sebuah proses yang melibatkan endapan bio-ink yang terbuat dari sel-sel berbentuk lembaran. Proses tersebut menghasilkan jaringan hidup dari tubuh manusia yang digunakan dalam lab. Jaringan tersebut pastinya lebih baik digunakan untuk memprediksi fungsi dari obat-obatan tertentu dibandingkan hewan sebagai bahan percobaan. Untuk jangka panjang, 3D bioprint memiliki potensi untuk mencetak orang-organ tubuh manusia seperti ginjal, hati dan jantung. Per tahun 2020, para ilmuwan memiliki tujuan untuk memiliki teknologi yang dapat digunakan oleh banyak perusahaan farmasi sehingga menghasilkan analisis yang tepat dan lebih aman untuk obat-obatan yang lebih baik. Selain itu juga dapat meminimalisir kegagalan dalam uji klinis.


3.     Lahan pertanian mengapung




20 Teknologi Yang Akan Hadir Di Masa DepanPBB memprediksi akan ada lebih dari dua juta orang di dunia pada tahun 2050, hal tersebut menuntut kita untuk membuat bahan pangan 70 persen lebih banyak dari sekarang. Pada saat itu, 80 persen penduduk dunia lebih banyak tinggal di kota  sehingga kebanyakan bahan makanan yang ditanam di wilayah urban akan dibawa masuk ke kota. Namun bagaimana nasib para penduduk yang tinggal di daerah pantai atau dekat laut dan orang-orang yang tinggal di daerah danau pedalaman? Tentunya mereka akan kekurangan bahan makanan. 
        Namun hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena arsitek Javier Ponce dari Forward Thinking Architecture menunjukkan kreasinya akan sebuah lahan yang dibangun di atas perairan dengan tiang-tiang tinggi setinggi 24 meter dan menjulang struktur panel surya di atasnya sebagai penyedia energy matahari. Di deretan tengah lahan buatan tersebut akan ditanami sayuran dengan luas area 51.000 meter persegi. Untuk media tanamnya sendiri bukan menggunakan tanah melainkan nutrisi yang berbentuk cair. Nutrisi dan bibit tanaman akan dijatuhkan ke bawah lapisan untuk memberi makan ikan yang akan dibudidayakan dalam ruang tertutup. Hal tersebut menciptakan dua fungsi yaitu sebagai lahan pertanian sayuran dan peternakan ikan.









Sumber:
http://www.hometekno.com/2015/12/teknologi-masa-depan.html
http://www.hometekno.com/2015/11/teknologi-masa-depan-2020.html
http://www.hometekno.com/2015/11/teknologi-masa-depan-tercanggih.html


KEPEMIMPINAN


Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
Fungsi Kepemimpinan sebagai berikut :
 1. Memprakarsai struktur organisasi
2. Menjaga adanya koordinasi dan integrasi dalam organisasi, supaya semuanya beroperasi secara efektif.
3. Merumuskan tujuan institusional atau organisasional dan menentukan sarana serta cara-cara yang efisien untuk mencapai tujuan tersebut.
4. Mengatasi pertentangan serta konflik-konflik yang muncul dan mengadakan evaluasi serta evaluasi ulang.
5. Mengadakan revisi, perubahan, inovasi pengembangan dan juga penyempurnaan dalam organisasi.

Sejarah Kepemimpinan
            Kepemimpinan adalah jenis pemimpin yang tidak ilmiah. Dalam perkembangan zaman, kepemimpinan adalah secara ilmiah kemudian berkembang, bersamaan dengan pertumbuhan manajemen ilmiah (scientific management), yang dipelopori oleh ilmuwan Frederick W. Taylor pada awal abad ke 20 dan kemudian hari berkembang menjadi satu ilmu kepemimpinan.
            Kemudian tidak lagi didasarkan pada bakat dan pengalaman saja, tetapi mempersiapkan secara berencana, melatih calon-calon pemimpin baru. Semuanya dilakukan lewat perencanaan, percobaan, penelitian, analisis, supervisi dan penggemblengan secara sistematis untuk membangkitkan sifat-sifat pemimpin yang unggul, agar mereka berhasil dalm tugas-tugasnya. Nilai kepemimpinan tidak lagi ditentukan oleh bakat alamnya, akan tetapi oleh kemampuannya menggerakkan banyak orang melakukan suatu karya bersama, berkat pengaruh kepemimpinannya yang diperoleh melalui pelatihan dan pendidikan.
Tipe kepemimpinan terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:
1.      Kepemimpinan yang Efektif
Mengutip dati seorang Guru manajeman terkenal, Peter Drucker, dalam kalimatnya: "pondasi dari kepemimpinan yang efektif adalah berpikir berdasar misi organisasi, mendefinisikannya dan menegakkannya, secara jelas dan nyata”.

2.      Kepemimpinan Karismatik
Seorang sosiolog yang bernama Max Weber mendefiniskan karisma (yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti "anugerah") sebagai "suatu sifat tertentu dari seseorang, yang membedakan mereka dari orang kebanyakan dan biasanya dipandang sebagai kemampuan atau kualitas supernatural, manusia super, atau paling tidak daya-daya istimewa. Kemampuan-kemampuan ini tidak dimiliki oleh orang biasa, tetapi dianggap sebagai kekuatan yang bersumber dari yang Ilahi, dan berdasarkan hal ini seseorang kemudian dianggap sebagai seorang pemimpin.

3.      Kepemimpinan Transformasional
Terdapat empat faktor untuk menuju kepemimpinan tranformasional, yang dikenal sebutan 4 I, yaitu : idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individual consideration.
a.     Idealized influence: kepala sekolah merupakan sosok ideal yang dapat dijadikan sebagai panutan bagi guru dan karyawannya, dipercaya, dihormati dan mampu mengambil keputusan yang terbaik untuk kepentingan sekolah.
b.    Inspirational motivation: kepala sekolah dapat memotivasi seluruh guru dan karyawannnya untuk memiliki komitmen terhadap visi organisasi dan mendukung semangat team dalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan di sekolah.
c.     Intellectual Stimulation: kepala sekolah dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi di kalangan guru dan stafnya dengan mengembangkan pemikiran kritis dan pemecahan masalah untuk menjadikan sekolah ke arah yang lebih baik.
d.    Individual consideration: kepala sekolah dapat bertindak sebagai pelatih dan penasihat bagi guru dan stafnya.
Berdasarkan hasil kajian literatur yang dilakukan, Northouse (2001) menyimpulkan bahwa seseorang yang dapat menampilkan kepemimpinan transformasional ternyata dapat lebih menunjukkan sebagai seorang pemimpin yang efektif dengan hasil kerja yang lebih baik. Oleh karena itu, merupakan hal yang amat menguntungkan jika para kepala sekolah dapat menerapkan kepemimpinan transformasional di sekolahnya.
Karena kepemimpinan transformasional merupakan sebuah rentang yang luas tentang aspek-aspek kepemimpinan, maka untuk bisa menjadi seorang pemimpin transformasional yang efektif membutuhkan suatu proses dan memerlukan usaha sadar dan sunggug-sungguh dari yang bersangkutan. Northouse (2001) memberikan beberapa tips untuk menerapkan kepemimpinan transformasional, yakni sebagai berikut:
-       Berdayakan seluruh bawahan untuk melakukan hal yang terbaik untuk organisasi
-       Berusaha menjadi pemimpin yang bisa diteladani yang didasari nilai yang tinggi
-       Dengarkan semua pemikiran bawahan untuk mengembangkan semangat kerja sama
-       Ciptakan visi yang dapat diyakini oleh semua orang dalam organisasi
-       Bertindak sebagai agen perubahan dalam organisasi dengan memberikan contoh bagaimana menggagas dan melaksanakan suatu perubahan
-       Menolong organisasi dengan cara menolong orang lain untuk berkontribusi terhadap organisasi

Sekian artikel atau penjelasan mengenai kepemimpinan. Pada dasarnya sifat kepimpinan sudah ada di dalam diri manusia. Hanya saja ada yang dapat memanfaatkannya dengan baik adapula yang tidak terlalu mementingkan arti dari sebuah kepemimpinan. Semoga kelak anak bangsa dapat menjadi seeorang pemimpin dari berbagai aspe termasuk pemimpin negara ini yang sukses, berwibawa, berani, adil, jujur, dan jauh lebih baik dari pemimpin yang pernah memimpin. Salam hangat anak bangsa merah putih garuda pancasila.














Sumber:
Rahardjo Adisasmita, 2011. Pengelolaan Pendapatan dan Anggaran Daerah. Yang Menerbitkan Graha Ilmu : Yogyakarta.